Wednesday, April 29, 2009

April 22: Crude Crusaders vs. Ball Kickers (6 - 5)

PEMBUKTIAN MENTAL JUARA

Crude Crusaders bangkit dari kekalahan pada minggu sebelumnya setelah dapat menuntaskan perlawanan musuh bebuyutannya, Ball Kickers, pada pertandingan di pekan keempat bulan April. Walaupun demikian, pertandingan ini layak diingat sebagai hasil yang tidak begitu bagus untuk Crude Crusaders karena tercatat 4 dari 6 gol yang tercipta adalah merupakan hasil kesalahan dari lawan, bukan semata serangan terencana dari sang juara bertahan.

Sementara untuk Ball Kickers, kekalahan ini semakin menambah buruk rekor pertemuan mereka dengan Crude Crusaders. Tercatat sejak February 2009, dalam 5 kali pertemuan dengan Crude Crusaders (termasuk pada pertandingan semi final summer Coppers Championship), Ball Kickers tidak pernah mencatatkan hasil kemenangan sekalipun.

Jalannya Pertandingan

Tampil full team dengan Dayle mengawal gawang dan Steve memimpin lini belakang. Osvald dan Miguel seperti biasanya mendukung Bocca sebagai goal getter di depan. Sebagaimana diduga pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Bocca membuktikan diri sebagai penyerang handal setelah berhasil merebut bola di depan gawang lawan di menit awal dan mengirimkan bola kencang menembus gawang Kickers. 1 – 0 skor sementara untuk Crude Crusaders.

Beberapa kali terjadi perebutan bola di lini tengah dan Crude Crusaders seolah dapat menguasai permainan. Akan tetapi lawan berhasil meningkatkan kecepatan dan kerjasama tim, dua hal yang hilang dari Crude Crusaders. Secara mengejutkan Ball Kickers dapat menguasai keadaan dan mencetak dua gol balasan dan ganti memimpin dengan 2 – 1. Skor sementara berubah dan Crude Crusaders menjadi sedikit panik. Keith masuk menggantikan Osvald tapi Crude Crusaders masih belum berhasil mengembangkan permainan dan celakanya lawan berhasil memanfaatkan keadaan dan menambah derita tim ketika dapat mencetak dua gol tambahan. Skor berubah menjadi 4 – 1 dan keadaan sedikit kacau di lini belakang Crude Crusaders.

Mental Juara

Waktu istirahat digunakan oleh awak Crude Crusaders untuk konsolidasi dan menyusun strategi. Tujuannya tentu saja adalah untuk mengejar ketinggalan dan jika memungkinkan untuk meraih kemenangan. Crude Crusaders memulai babak II dengan cepat, sebaliknya Ball Kickers yang merasa unggul mengendurkan permainan mereka dan mengganti beberapa pemain kunci. Moment ini berhasil dimanfaatkan Crude Crusaders setelah Miguel berhasil mencuri bola dari pemain lawan dan menjadikannya gol. Crude Crusaders memperkecil ketinggalan menjadi 2 – 4.

Lawan sedikit tertekan, alhasil beberapa kesalahan passing dilakukan dan salah satunya berhasil dimanfaatkan Steve di wilayah kiri pertahanan lawan. Kapten tim Crude Crusaders tidak menyia-nyiakan ruang tembak dan bola menghujam keras di jala lawan. Akan tetapi kedudukan ini sayangnya tidak bertahan lama karena lawan berhasil membalas dengan sebuah gol cepat. Ball Kickers berhasil membuat gol setelah serangan mereka gagal dihalau Aurelio di lini tengah. Lawan unggul lagi 5 – 3.

Kembali bola bergulir ke lini belakang Ball Kickers dan sekali lagi Miguel memperlihatkan kepiawaiannya dalam melakukan perebutan bola. Memenangkan duel satu lawan satu dengan pemain belakang lawan sebelum akhirnya menaklukkan kiper Kickers. 4 – 5 dan Crude Crusaders seakan mendapatkan angin segar!

Puncaknya ketika tendangan Bocca tidak menemui sasaran dan berhasil dihalau kiper lawan. Akan tetapi tangkapannya luput dan rebound tidak disia-siakan Osvald untuk mencetak gol walaupun sempat dihadang seorang bek lawan yang melakukan tekel sambil menjatuhkan diri. Skor imbang 5 – 5.

Selanjutnya Ball Kickers telah kehilangan semangat dan stamina. Crude Crusaders membuktikan mental juara dengan berkali-kali menekan pertahanan lawan. Hasilnya bisa ditebak, dalam hitungan detik sebelum peluit akhir dibunyikan, Miguel yang berhasil membuka pertahanan lawan mengirimkan bola kepada Bocca yang berada di posisi kosong. Dengan dingin vice captain Crude Crusaders ini mengirimkan bola ke gawang lawan dan berhasil memenangkan Crude Crusaders.

Man of the Match

Bocca layak menjadi bintang Crude Crusaders pada game kali ini. Walaupun masih terlihat individualistis dan tidak mau membagi bola terutama pada rekan yang berdiri lebih bebas, striker jangkung ini dengan kontribusi dua golnya pantas menyandang gelar man of the match malam ini.

Susunan Pemain

Starter: Dayle, Steve, Osvald, Miguel, Bocca
Sub: Aurelio

Top Scorer

17 gol – Bocca
3 – Miguel, Viet, Osvald
2 – Steve, Aurelio, Jim
1 – Vy

Thursday, April 16, 2009

April 15: Crude Crusaders v. LSK (5 - 6)


KEKALAHAN PERTAMA YANG MENYESAKKAN

Crude Crusaders akhirnya menelan pil pahit pertama dalam kompetisi musim ini. Dalam pertandingan kelima, sang juara bertahan harus mengakui keunggulan tim lawan, LSK, dengan skor 5 – 8.

Jalannya Pertandingan

Format starter Crude Crusaders sebetulnya menjanjikan. Kehadiran Miguel, ”man of the tournament” di musim sebelumnya sempat membawa optimisme bahwa CC akan bisa memenangkan pertandingan kali ini. Ditambah lagi dengan hadirnya penjaga gawang, Dayle, yang baru saja menjalani operasi lutut beberapa pekan sebelumnya, kelihatannya CC akan berhasil menguasai pertandingan.

Turun dengan Steve mengoordinasikan lini belakang, Miguel dan Osvald di tengah untuk mendukung target man, Bocca, di depan. Permainan taktis Miguel berhasil membuat lawan kewalahan tapi penyelesaian akhir yang buruk tidak menjadikan gol untuk CC. Peluang murni justru tercipta setelah tendangan Osvald setelah menerima umpan dari Bocca masih membentur tiang.

Setelah menunggu beberapa saat, Bocca memecah kebuntuan dengan mencetak gol untuk CC. Berawal dari Miguel yang membuka ruangan pertahanan lawan, meninggalkan Bocca sendirian tanpa terkawal, dan menerima umpan dari Miguel untuk merobek gawang lawan. Sebuah peluang yang 99% gol berhasil diubah menjadi hasil maksimal.

Namun keunggulan 1 gol ini ternyata merupakan gol terakhir untuk CC di babak I. Selanjutnya yang ada adalah mimpi buruk! Salah koordinasi dari Steve, Osvald dan Miguel serta keseluruhan tim, membuat lawan satu per satu mengoyak bahkan dengan mudahnya. Sebagai contoh, 2 gol balasan LSK akibat salah-pengertian antara Steve dan Osvald sehingga lawan merebut bola dan mencetak gol ke gawang Dayle yang kali ini harus dimengerti tampil di bawah form karena merupakan laga perdana setelah cedera. LSK berhasil ganti memimpin dengan 2 – 1.

Aurelio dan Tomy masuk masing-masing menggantikan Osvald dan Miguel tapi tidak banyak membantu. Sebuah gol kembali tercipta untuk lawan dan menjadikan CC tertinggal 1 – 3. Setelah Miguel kembali masuk, fans Atletico Madrid ini berhasil menipisikan ketertinggalan menjadi 2 – 3. Akan tetapi lawan kembali merespon dengan satu gol balasan sehingga saat wasit menutup pertandingan babak I, LSK masih unggul dengan skor 4 – 2.

Kekalahan Pertama

Tidak banyak perubahan terjadi pada babak kedua, selain Aurelio menggantikan Osvald. Salah pengertian dan operan yang keliru berhasil dimanfaatkan oleh lawan. Dua gol cepat berhasil mereka sarangkan di menit-menit awal, satu di antaranya dengan memanfaatkan gawang kosong yang ditinggalkan Dayle yang terlanjur maju ke depan membantu penyerangan. Bocca yang agak frustasi keluar digantikan Tomy dalam posisi CC tertinggal 2 – 6.

Osvald masuk menggantikan Miguel dan mencoba mengisi posisi bek yang ditinggalkan Steve di depan. Sebuah kesalahan dari intersep bola yang akhirnya direbut membuat LSK unggul makin jauh, 7 – 2! Belum pernah CC tertinggal jauh seperti ini di empat pertandingan sebelumnya. Setelah Bocca dan Miguel kembali masuk, CC berusaha memperbaiki permainannya. Akhirnya sebuah gol dapat dihasilkan Osvald setelah dapat membelokkan tendangan keras Bocca yang luput dari arah gawang. 3 – 7 skor sementara berubah.

Hal ini menyuntikkan semangat baru untuk CC mengejar ketertinggalannya. Dari sebuah tekanan di samping kanan, kapten tim, Steve, berhasil membuat gol indah dari tendangan keras jarak jauh. CC makin bersemangat karena dapat menipiskan ketinggalan menjadi 4 – 7. Akan tetapi karena keasikan menyerang, lawan dapat membobol gawang Dayle sekali lagi sehingga kembali unggul 8 – 5. Bocca akhirnya mencetak gol hiburan dan menjadikan skor akhir 5 – 8 untuk kekalahan CC yang merupakan pertama kalinya di musim kompetisi ini.

Man of the Match

Kehadiran Miguel membawa variasi penyerangan tersendiri. Kemampuannya mendribel bola dan membuat pemain lain berada pada posisi kosong patut mendapatkan kredit tersendiri. Ketepatan penempatan bola dalam tembakan gawang juga membuat Miguel pantas menjadi man of the match di laga menyakitkan untuk CC kali ini.

Susunan Pemain
Starter: Dayle, Steve, Osvald, Miguel, Bocca
Subs: Tomy, Aurelio

Top Scorers
15 gol – Bocca
3 – Viet
2 – Aurelio, Jim, Osvald
1 – Vy, Steve, Miguel

Wednesday, April 8, 2009

April 8: Crude Crusaders v. Goal Bangers (5 - 1)


LANJUTAN HASIL SEMPURNA

Awal yang lambat bagi Crude Crusaders pada permulaan pertandingan tapi berakhir dengan kegemilangan sang juara bertahan setelah berhasil menemukan permainan terbaiknya dan mengakhiri perlawanan tim lawan dengan kemenangan telak, 5 – 1.

Jalannya Pertandingan

Sempat hanya berempat di awal pertandingan, tapi lengkap dengan hadirnya Bocca satu menit sebelum game berlangsung membuat Crude Crusaders dapat bertanding dengan full team. Dave yang sebelumnya absen dalam pertandingan sebelumnya hadir untuk memperkuat lini belakang dan membuat kapten tim, Steve, bisa sedikit lebih leluasa untuk membantu serangan. Lawan terlihat tidak begitu baik akan tetapi para pemain Crude Crusaders sulit menembus pertahanan Ball Bangers untuk menghasilkan gol. Beberapa serangan akhirnya kandas lebih disebabkan karena penyelesaian akhir yang kurang jitu. Sebab lainnya adalah Bocca, sang target man, terlihat tidak mau membagi bola kepada rekan yang memiliki kesempatan lebih besar mencetak gol. Sehingga banyak peluang akhirnya terbuang percuma.

Namun akhirnya gol yang ditunggu tercipta juga lewat Bocca. Sebuah tendangan keras tidak bisa dihalau kiper lawan sehingga membuat Crude Crusaders unggul 1 – 0. Akan tetapi keunggulan ini tidak bertahan lama setelah lawan membuat gol balasan. Berawal dari bola yang sudah lewat garis permainan dan masih diteruskan lawan sehingga kiper Steve tidak menyangka kalau tendangan lawan akan menghasilkan gol balasan. Protes sempat dilancarkan tapi wasit tidak bergeming.

Crude Crusaders merespon dengan cepat. Kombinasi serangan kembali dilancarkan dan berkali-kali bisa membuahkan peluang emas untuk tim juara bertahan. Crude Crusaders akhirnya menutup pertandingan babak pertama dengan dua gol tambahan dari Bocca dan unggul sementara 3 – 1.


Babak Kedua

Di babak kedua lawan terlihat kehilangan sentuhan dan berkali-kali membuat kesalahan. Akan tetapi Crude Crusaders gagal menambah keunggulan karena keliru dalam membuat penyelesaian akhir. Bocca dan Dave memperoleh beberapa peluang namun masih menemui jalan buntu.

Adalah Aurelio yang memecah kebuntuan setelah mengukir sebuah gol dengan tendangan keras merobek gawang lawan setelah menerima umpan matang dari Bocca. Skor 4 – 1 memantapkan keunggulan Crude Crusaders atas Goal Bangers. Beberapa detik sebelum peluit akhir tanda pertandingan selesai dibunyikan wasit, Bocca menggenapkan total raihan golnya pada game ini sebanyak empat goal sekaligus memenangkan Crude Crusaders dengan skor meyakinkan 5 – 1 atas Goal Bangers.

Man of the Match

4 gol yang diciptakan Bocca layak membuatnya menjadi man of the match pada pertandingan ini. Akan tetapi jika dia bisa membagi bola lebih banyak kepada teman yang berdiri bebas, bukan tidak mungkin Goal Bangers akan menderita kekalahan lebih besar lagi.

Susunan Pemain

Starter: Osvald (gk), Steve, Dave, Aurelio, Bocca

Top Scorer

13 gol – Bocca
3 – Viet
2 – Jim, Aurelio
1 – Vy, Osvald

Monday, April 6, 2009

April 1: Crude Crusaders v. City Beach (7 - 1)

SEBUAH KEMENANGAN MUDAH

Tampil tanpa Dayle yang menjalani operasi lutut di St John, Crude Crusaders tampil perkasa dengan berhasil menundukkan City Beach dengan skor telak 7 - 1. Lawan yang sempat menyamakan kedudukan akhirnya tidak mampu mengatasi permainan cantik yang ditunjukkan oleh sang juara bertahan ini.

Jalannya Pertandingan

Turun dengan lima pemain tanpa cadangan dengan Aurelio hadir setelah sekian lama absen dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya. Motor Crude Crusaders, Miguel, dipastikan tidak hadir walaupun sempat mengonfirmasikan kehadirannya via email beberapa jam sebelumnya. Steve mengisi posisi Dayle sebagai penjaga gawang dan pertandingan dimulai dengan serangan yang dibangun CC.

Beberapa menit setelah kick off, operan Osvald untuk Viet yang diteruskan kepada Bocca yang selanjutnya menghasilkan gol pertama untuk CC. Pertandingan tampaknya berjalan mudah, namun City Beach berhasil menyamakan kedudukan beberapa menit setelahnya. Diawali dengan umpan di samping kiri pertahanan CC, bola yang sempat meninggalkan lapangan pertandingan kembali diambil dan dengan sebuah tendangan perlahan berhasil mengecoh Steve yang tidak siap. Skor berubah 1 - 1 ditandai dengan protes kecil Bocca namun tidak diindahkan wasit.

CC segera merespon melalui Viet. Usahanya di samping kanan dengan melewati dua pemain City Beach sekaligus akhirnya membuahkan gol. Sebuah hasil yang bagus dan membuat CC unggul 2 - 1 untuk sementara. Bocca kembali menambah skor setelah bekerjasama dengan Viet, menjadikan Crude Crusaders makin unggul dengan skor 3 - 1.

Game babak pertama ditutup dengan keunggulan mutlak CC kali ini lewat Aurelio yang berdiri bebas berhasil membuat gol setelah memperoleh umpan matang dari Bocca. Crude Crusaders menutup babak pertama dengan keunggulan 4 - 1.

"Classy Goal"

Unggul jauh membuat Bocca berganti peran menjadi kiper. Hal ini membuat Osvald bisa bermain di depan sebagai striker dengan dukungan Viet dan Aurelio di sayap dan kapten tim, Steve, berperan sebagai stopper. Hasilnya beberapa peluang bisa dihasilkan dan akhirnya tercipta juga gol yang ditunggu.

Berawal dari operan Steve, bola dikuasai Osvald dan berhasil memperdaya dua pemain lawan sebelum mengirimkan bola terarah ke gawang dari sudut kiri kiper lawan. 5 - 1 Crude Crusaders memperbesar keunggulan atas lawannya.

"Sebuah gol yang berkelas," demikian komentar Viet di facebook. Dua kali peluang emas juga tercipta melalui sundulan kepala setelah Bocca mengirimkan umpan dari gawang namun gagal menghasilkan gol.

Setelah itu CC tidak tertahankan lagi. Berturut-turut gol-gol dari Bocca dan Viet yang akhirnya menutup pertandingan ini dengan keunggulan besar, 7 - 1 untuk Crude Crusaders.

Man of the Match

Dua gol dan dua assist yang dibuat Viet rasanya cukup menempatkan pemain ini sebagai man of the match Crude Crusaders pada pertandingan kali ini. Bermain konsisten dengan stamina yang mendukung dan bisa menempatkan diri pada posisi kosong adalah kunci Viet dalam pertandingan kali ini. Kolaborasinya dengan Osvald dan Bocca beberapa kali menghasilkan gol yang membantu Crude Crusaders memenangkan pertandingannya malam ini.

Susunan Pemain

Starter: Steve (gk), Aurelio, Osvald, Viet, Bocca.
No subs

Top Scorer

9 gol - Bocca
3 - Viet
2 - Jim
1 - Vy, Aurelio, Osvald

March 26: Crude Crusaders v. Juice My Balls (5 - 5)

HADANGAN PERTAMA

Turun tanpa kehadiran kapten tim, Steve, Crude Crusaders tampak kewalahan di lini belakang. Walaupun bintang lapangan di partai final, Miguel, tampil bermain tidak cukup mampu memenangkan pertandingan melawan tim yang ternyata tidak seperti namanya!

Jalannya pertandingan

Menit-menit pertama dikuasai oleh CC yang tetap mengandalkan Bocca sebagai penyerang tunggal. Miguel mengoordinasikan lini belakang dan beberapa kali membuat umpan 1-2 dengan Osvald namun tendangan akhir tidak menemui sasaran. Lawan menemukan celah dan berhasil mencetak gol pertama karena setelah menyerang, tim tidak disiplin turun ke belakang untuk menutup pertahanan. 1-0 untuk JMB.

Jim masuk menggantikan Darren dan membuat serangan CC makin variatif. Akhirnya gol untuk CC tercipta juga setelah umpan Jim berhasil dimanfaatkan Bocca yang berhadapan 1 on 1 dengan kiper lawan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Beberapa menit kemudian, dari sebuah usaha individual dari sisi kanan pertahanan lawan, CC balik unggul lagi-lagi dari sebuah tendangan kaki kiri Bocca.

Akan tetapi lawan berespon cepat. Walaupun tampil tanpa pengganti, tim yang rata-rata bertinggi badan 190 cm ini berhasil mencetak gol balasan sekaligus menyamakan kedudukan. Lagi-lagi karena lini belakang yang kosong berhasil dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol dengan mudah ke gawang Dayle.

CC kembali menyerang dan akhirnya membuahkan hasil. Sebuah kerjasama apik yang dilakukan oleh Miguel dan Jim yang kemudian berhasil menghasilkan gol ketiga untuk CC dan sementara memimpin. Namun skor ini tidak bertahan lama karena JMB kembali berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 beberapa saat sebelum babak I berakhir.

Injury Time

Di babak kedua, Jim digantikan Osvald dan Viet menambah satu tenaga di bench. Dari sebuah serangan di sisi kanan lapangan CC, Jim berhasil mencetak gol dengan sebuah tendangan terarah dan membuat CC unggul 4-3. Viet kemudian masuk menggantikan Darren, Miguel masuk menggantikan Bocca. Akan tetapi lawan tidak menunggu lama, mereka berhasil membuat dua gol secara berurutan sehingga mereka ganti memimpin dan CC tertinggal 4-5 setelah sebuah gol indah diciptakan oleh JMB mengecoh Dayle setelah sempat membentur tiang.

Waktu menunjukkan tinggal 1.30 menit sisa dari total pertandingan. Bocca yang kembali masuk ke lapangan menggantikan Darren, berusaha untuk membuat gol tambahan. CC akhirnya menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan setelah dalam sebuah serangan balik yang cepat, Miguel mengoper bola ke Jim yang menusuk dari tengah dan mengirim umpan ke arah kiri dan diselesaikan Bocca dengan tendangan kerasnya. Posisi imbang 5-5 bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan Pemain

Starter: Dayle (gk), Miguel, Osvald, Darren, Bocca

Subs: Jim, Viet

Man of the Match

Walaupun untuk kedua kalinya Bocca membuat hattrick di musim ini, tapi Jim layak untuk mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik. Kembalinya dari absen 1 pertandingan dengan 2 assist dan 2 gol adalah pencapaian yang sempurna. Sayangnya tim akan kehilangan Dayle berdiri di bawah mistar gawang selama 6 minggu ke depan karena akan menjalani operasi lutut minggu depan.


Top Scorer


6 gol - Bocca

2 - Jim
1 - Viet, Vy

Thursday, March 19, 2009

March 19: Crude Crusaders v. Ball Kickers (5 - 4)


AWAL YANG MENJANJIKAN

Crude Crusaders mengawali pertandingan di musim ini dengan meyakinkan setelah kembali lagi dapat mengalahkan musuh bebuyutannya, Ball Kickers, walaupun hanya dengan skor tipis, 5 - 4.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Tidak hadirnya Dayle membuat gawang Crude Crusaders harus dijaga oleh Osvald dari menit perdana. Turun dengan Dave yang kembali dari istirahat lama, bermain sebagai bek sedikit membuat Steve agak kagok karena harus “beralih-fungsi” menjadi pemain penghubung agar posisi di belakang tidak menumpuk.

Lawan membuat gol setelah sebuah passing dari Dave di depan gawang maksudnya untuk Steve berhasil diserobot lawan dengan sebuah tendangan keras jarak dekat dan tidak berhasil dihalau kiper. 1 – 0 untuk Ball Kickers. Tidak menunggu lama untuk Crude Crusaders membalas ketinggalan ini. Berawal dari pelanggaran di sisi kiri pertahan Ball Kickers, tendangan bebas diambil oleh Dave dan diakhiri dengan sundulan manis Bocca melewati kiper yang hanya bisa melongo. Crude Crusaders menyamakan skor menjadi 1 – 1.

Pertandingan menjadi makin cepat dan agak keras. Masing-masing tim berusaha untuk mencetak gol namun Crude Crusaders yang beruntung. Dari sebuah serangan balik yang cepat, bola dikuasai oleh Bocca yang saat berhadapan dengan kiper, mengirimkan bola passing ke Viet yang berhasil menjaringkannya ke gawang lawan menjadikan skor berbalik 2 – 1 untuk keunggulan Crude Crusaders. Ball Kickers bereaksi beberapa detik setelahnya. Tendangan keras dari titik tengah berhasil dipatahkan Osvald namun menghasilkan sepak pojok. Umpan dari tendangan sudut berhasil dimanfaatkan lawan dengan tendangan akurat tanpa bisa dihindarkan kiper. Skor berubah menjadi 2 – 2.

Viet beralih menjadi kiper dan Osvald bermain, sementara Dave digantikan Vy. Vy akhirnya dapat memperdaya kiper lawan setelah menerima umpan dari Osvald dan menjadikan Crude Crusaders unggul 3 – 2 hingga paruh waktu pertama berakhir.

Hattrick Bocca
Babak II dimulai dengan formasi sama seperti starter babak I. Kerjasama yang baik antara Vy dan Bocca berhasil dituntaskan dengan gol yang dicetak Bocca. 4 – 2 untuk Crude Crusaders. Viet kembali bergantian dengan Osvald menjadi penjaga gawang. Dari sebuah serangan balik, Ball Kickers berhasil memanfaatkan bola rebound dan mencetak gol menjadikan skor tipis kembali, 4 – 3.

Dave masuk menggantikan Osvald, sementara Viet bertukar posisi dengan Vy. Lawan sempat menyamakan kedudukan menjadi 4 – 4 dan menjadikan pertandingan lebih menarik karena masing-masing ingin memenangkan pertandingan. Osvald masuk kembali menjadi penjaga gawang dan melemparkan umpan kepada Vy (yang masuk menggantikan Viet) yang membuat assist kepada Bocca yang berhasil merubahnya menjadi gol.

Skor akhir 5 – 4 untuk kemenangan Crude Crusaders bertahan hingga pertandingan berakhir.

Susunan Pemain
Starter: Osvald (gk), Steve, Dave, Bocca, Vy
Subs: Viet

Top Scorer
3 gol - Bocca
1 - Vy, Viet


Crude Crusaders

Crude Crusaders merupakan tim futsal yang rutin bertanding pada kompetisi Coopers Championship yang diselenggarakan oleh Revolution Sports di Lemnos. Terdapat 18 tim yang terdaftar pada kompetisi 2008 - 2009 yang berakhir pada bulan Februari 2009.

Dari namanya bisa dikenal bahwa Crude Crusaders adalah "para pejuang minyak" yaitu mereka yang bekerja di perusahaan minyak dan gas. Para pemainnya sendiri silih-berganti bermain berdasarkan 'kadar kesibukannya' masing-masing. Ada yang hampir sepanjang musim kompetisi bermain di liga yang lain (bekerja di luar kota) sehingga tidak bisa memperkuat tim ini.


Para pemain reguler di tim ini adalah Steve T (kapten tim), Bocca, Dayle (kiper), Jim, Miguel, Viet, Vy, Tomy, Darren, Dave, Brigg, Callum, Keith, Steve D, Kabby, dan Osvald. Hanya 25% dari total pemain yang terdaftar ini yang rutin datang setiap minggunya untuk bertanding. Menurut Dayle, kebanyakan dari mereka "terlalu sibuk atau sudah kehilangan minat bermain bola!"

Pertandingan mingguan yang diikuti oleh Crude Crusaders akan dipost di blog ini. Sementara untuk informasi lengkap dari Revolution Sports dapat diperoleh di http://www.revolutionsports.com.au/